DOKIST. Produk Lokal tak Kalah Bagus dari Barang Impor. SUDAH menjadi suatu fakta bahwa pasar di Tanah Air cukup banyak menjajakan produk dari luar negeri. Berbagai macam barang impor, tidak terkecuali busana atau fashion, membanjiri toko-toko di Indonesia. Fenomena itu rupanya membuat risih Andre Kokois, seorang pengusaha fashion yang telah 3 Kebijakan Impor Kegiatan impor di satu pihak sangat dibutuhkan oleh suatu negara untuk memenuhi kebutuhannya, tetapi di lain pihak dapat merugikan perkembangan industri dalam negeri. Agar tidak merugikan produk dalam negeri diperlukan adanya kebijakan impor untuk melindungi produk dalam negeri dengan cara berikut : a. Pengenaan Bea Masuk Masyarakat kini patut bangga dengan produk buatan Indonesia. Pasalnya, saat ini kualitas produk dalam negeri tidak kalah bagus dibandingkan produk-produk impor. Salah satunya adalah sepatu atau sneaker lokal yang belakangan sedang menjadi tren fesyen di kalangan anak muda.. Menariknya, peminat sepatu lokal buatan Indonesia juga terus meningkat. Bisniscom, JAKARTA — Kebijakan restriktif impor yang tidak diimbangi dengan kemampuan advokasi dalam sengketa dagang membuat Indonesia sering mengalami kekalahan di sidang World Trade Organization (WTO) selama 4 tahun terakhir. Sengketa dagang RI diangkat menjadi topik headline koran cetak Bisnis Indonesia edisi Senin (13/8/2018). BeritaBagaimana-cara-produsen-lokal-untuk-bersaing-dengan-produk-luar-negeri - Kenapa produk lokal kalah bersaing dengan produk impor? Bagaimana cara produsen lokal untuk bersaing dengan produk luar negeri? Simak ulasan berikut. PeranEkonomi Kreatif di Indonesia sangatlah penting bagi pertumbuhan ekonomi. Pada tahun 2018 sektor ekonomi kreatif menyumbang pendapatan bersih sebesar 1000 Triliun, sehingga sangatlah memberikan kontribusi dalam Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar 7,28%. Diharapkan perkembangan dalam sektor ekonomi kreatif ini dapat terus berlanjut. Kemendagpun sedang menyusun struktur baru agar produk ekspor Indonesia dibuat dengan proses ramah lingkungan. "Tapi ini tren dagang, kalau nggak di-adress hari ini, maka barang kita akan mendapatkan tantangan luar biasa. Maka ini harus ada struktur baru di produk Indonesia agar bisa jadi barang-barang ramah lingkungan dan sustainable," kata Lutfi. 3BEW. – Kalangan industri dalam negeri masih kerap berkutat dengan persoalan persaingan produk lokal dengan produk impor di Indonesia. Selama ini, keluhan yang dialami pihak industri dalam negeri lebih banyak akibat tidak lakunya produk mereka di pasaran lokal. Konkretnya, mereka mengeluh produk lokal kalah saing dengan produk luar negeri. Artinya, produk impor ternyata masih banyak diminati konsumen juga Jokowi Larang Instansi Pemerintah Impor Barang Luar Negeri, Ketua MPR Peluang bagi INKA Kenapa produk lokal kalah bersaing dengan produk impor? Bagaimana cara produsen lokal untuk bersaing dengan produk luar negeri? Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri P3DN Kementerian Perindustrian Kemenperin Nila Kumalasari sempat mengulas hal ini di sela pameran Indonesia Sustainable Procurement Expo ISPE 2022, di Nusa Dua, Bali, Jumat 3/6/2022 lalu. Dia mengakui, keluhan yang paling sering terjadi di lapangan, yakni tidak dibelinya produk dari produsen lokal. Meski kata dia, selama ini mereka sudah melengkapi diri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri TKDN. "Keluhan selama ini, sebagian besar produk dalam negeri, tidak dibeli atau tidak laku di pasaran lokal. Sehingga, banyak perusahaan-perusahaan enggan untuk memperpanjang sertifikatnya atau tidak mau mengusulkan yang baru," kata Nila dalam keterangan resmi, dikutip pada Minggu 12/6/2022. Baca juga Wapres Indonesia Eksportir Produk Halal Terbesar ke Negara OKI Bagaimana cara produsen lokal untuk bersaing dengan produk luar negeri? Terkait persaingan produk lokal dengan produk impor ini, menurutnya ada dua sisi di pasaran yang harus tetap dijaga pelaku industri dalam negeri, yakni dari sisi demand dan supply. Ia menjelaskan, sisi demand harus dijaga dengan terua menggalakkan upaya membeli produk dalam negeri. Kemudian dari sisi supply juga harus dijaga untuk memenuhi kebutuhan demand. "Jadi, dua-duanya kita tidak bisa saling menyalahkan, gara-gara demand, tapi memang untuk tadi kita ngomong skala ekonomi, itu kuncinya ada di demand. Kalau ada yang mau beli, tentu industri harus siap," ucapnya. Untuk sisi demand, saat ini pemerintah harus mulai bergerak dulu, baru industrinya. Kemudian, untuk industrinya, harus tetap menjaga ketersediaan. Baca juga Kemendag Sasar Korsel Jadi Pasar Produk-produk Digital Indonesia Sehingga nantinya hal ini akan menjadi berkesinambungan terus. "Jadi hubungan ini harus kontinu, dan perbaikannya juga kontinu, harus improvement terus-terusan,” sambungnya. Kenapa produk lokal kalah bersaing dengan produk impor Diungkapkannya, selama ini, kendala yang mengakibatkan produk mereka tidak laku di pasaran, karena selama ini masyarakat terlanjur terlena dengan produk impor. Kondisi ini membuat produk lokal kalah saing dengan produk luar negeri. Dia memberi contoh, ketika seseorang memasuki masa pendidikan, alat-alat laboratorium yang digunakan misalnya, semua merupakan produk impor. "Sewaktu menjadi mahasiswa misalkan di kedokteran, dokter-dokter, suster sudah terbiasa dengan produk luar. Kemudian, tiba-tiba menjadi PNS, diminta pakai produk lokal, bisa dibayangkan, karena kan produk itu tidak hanya kualitas, tapi kenyamanan," ujarnya. Lebih lanjut kata dia, terkait produk, memang ada orang yang suka merek-merek tertentu, yang menyangkut masalah kenyamanan. Ini terjadi karena sudah nyaman dengan produk impor. Untuk bisa dialihkan ke produk lokal atau dalam negeri, menurutnya perlu perjuangan. "Ini juga harus kita hargai bareng-bareng, jika demand sudah berkenan menggunakan produk dalam negeri, ya kita harus apresiasi dong,” jelasnya. Baca juga Seruan Pakai Produk Lokal Jadi Angin Segar Industri Baja Tanah Air “Sehingga bentuk apresiasinya, kita jaga tuh produsen dalam negerinya, untuk memberikan yang terbaik. Misalkan nanti di tengah jalan ada yang kurang-kurang, atau dalam tanda petik ada rusak-rusak, ya harus memberikan pelayanan yang prima," tegasnya. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. JAKARTA, - Pakar ekonomi Universitas Andalas Unand Sumatera Barat Sumbar Prof. Ratni Prima Lita menilai kebijakan pemerintah melarang impor pakaian bekas sudah tepat. Menurutnya, kebijakan larangan impor pakaian bekas ini untuk melindungi industri tekstil di Indonesia. "Saya rasa sudah tepat sebab jika tetap dibiarkan maka konsumen terus beralih ke produk 'second' sehingga berimbas ke industri tekstil atau produk lokal kita," kata Ratni Prima Lita seperti dilansir dari Antara, Rabu 7/6/2023.Ratni menilai jika pemerintah fokus pada pengembangan dan melindungi usaha mikro kecil dan menengah UMKM di Indonesia, maka langkah tersebut sudah tepat sehingga perlu didukung semua pihak. Baca juga ANJT Bakal Tebar Dividen 30 Persen dari Laba Bersih, Cek Jadwalnya Larangan impor pakaian bekas diatur secara jelas dalam Peraturan Menteri Perdagangan Permendag Nomor 40 Tahun 2022. Menurut Ratni, selain merugikan atau berimbas pada UMKM sektor tekstil, impor pakaian bekas yang didatangkan dari berbagai negara tersebut juga dikhawatirkan berimbas pada aspek kesehatan masyarakat. Sebab, meskipun baju bekas tersebut telah dicuci sebelum digunakan, dikhawatirkan tetap masih menyimpan bakteri atau kuman sehingga menimbulkan berbagai penyakit terutama penyakit kulit. Baca juga Hasil Kunker Menperin Agus ke Jepang Isuzu Bakal Pindahkan Pabrik Truk dari Thailand ke RI "Jadi, menurut saya lebih baik Permendag Nomor 40 Tahun 2022 itu tetap diberlakukan untuk melindungi produk lokal dan tentunya masalah kesehatan masyarakat tadi," ujarnya. Kendati mendukung penuh kebijakan pemerintah, Ratni juga mendorong Kementerian terkait untuk mencari solusi agar pedagang pakaian bekas yang selama ini menggantungkan sektor tersebut sebagai mata pencarian tidak gulung tikar atau bangkrut. Salah satu solusi yang ditawarkannya ialah memberdayakan pedagang pakaian bekas seperti di Pasar Senen Jakarta Pusat untuk beralih memproduksi pakaian baru. Apalagi, para pedagang tersebut sudah berjualan belasan hingga puluhan tahun sehingga diyakini memiliki pemahaman tentang fesyen. "Berikan atau arahkan pedagang tersebut ke industri fesyen yang selama ini sudah mereka geluti," saran juga Menteri PUPR Optimis Pembangunan Dasar IKN Rampung 2024 Pemerintah tidak akan revisi aturan Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan bahwa pemerintah tidak akan merevisi aturan mengenai pelarangan impor pakaian bekas yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Permendag nomor 40 Tahun 2022. “Kan sudah dilarang, tidak direvisi. Kita tidak akan pernah merevisi,” kata dia. Teten menjelaskan bahwa dirinya telah bertemu dengan perwakilan pedagang pakaian Pasar Senen dan menyampaikan bahwa penjualan pakaian impor bekas dilarang oleh undang-undang. Baca juga Zurich dan BNP Paribas Dikabarkan Bakal Akuisisi Astra Life Teten menegaskan jika pemerintah mampu menutup pintu masuk pakaian impor bekas dengan membasmi importir ilegal, maka permintaan akan pakaian bekas bisa diganti dengan produk lokal. KemenKopUKM pun sebelumnya telah menawarkan pedagang untuk mengganti barang dagangan dengan pakai lokal dan pemerintah akan menjembatani pedagang dengan produsen pakaian lokal. “Kan sebelumnya juga saya sudah kumpulin asosiasi pertekstilan, termasuk asosiasi konveksi. Mereka bilang pedagang Senen itu jualan pakaian produk mereka, sekarang udah enggak ambil lagi sehingga mesti kalah bersaing dengan pakaian bekas ilegal. Itu kan murah banget Rp ongkos produksi enggak dapat,” ucapnya. Baca juga Premi Industri Asuransi Turun Jadi Rp 101,34 Triliun, Ini Penyebabnya Sebelumnya, Himpunan Pedagang Pakaian Impor Indonesia HPPII bersama pedagang baju bekas impor thrifting berunjuk rasa di depan Kantor Kementerian Perdagangan, Selasa 6/6/2023. Berdasarkan pantauan unjuk rasa tersebut dihadiri kurang lebih 60 aktivis dan pedagang pakaian bekas impor. Adapun para pedagang baju bekas impor ini menyampaikan 7 tuntutan kepada Kemendag, sebagai berikut Revisi Permendag Tahun 2022 yang merugikan Tidak Pro Pedagang Thrifting. Berikan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Pedagang Kecil Thrifting UMKM sesuai Sila Kelima Pancasila. Biarkan kami mencari nafkah dengan berdagang produk Thrifting yang sudah menghidupi keluarga kami turun-temurun sampai anak cucu. Stop politisasi pedagang Thrifting di setiap tahun politik yang merugikan kami dalam mencari nafkah untuk keluarga kami. Sahkan perdagangan Thrifting dan berikan kuota dagang impor Thrifting demi masa depan anak cucu kami. Kami tidak butuh Menteri yang tidak pro pedagang kecil Thrifting seperti kami. Kami meminta Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mundur jika tidak mau memenuhi tuntutan kami. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 14+ Tips Supaya Produk Indonesia Tidak Kalah Dengan Produk Impor Kita Harus Terupdate. Kita harus bangga dengan karya anak bangsa. Sebab, negara indonesia sendiri masih membutuhkan impor, seperti kapas untuk bahan membuat pakaian. Di atas harga normal, dengan asumsi bahwa produk anda memiliki kualitas yang lebih baik dari produk impor. Meningkatkan perekonomian dan pendapatan negara. Hal tersebut adalah fokus utama pebisnis yang akan melakukan penetrasi terhadap pasar Perekonomian Dan Pendapatan Dari Encyclopedia Britannica, Agar Produk Indonesia Tidak Kalah Dengan Produk Impor, Kita Harus Mencintai Produk Menteri Perdagangan Rahmat Gobel Meminta Agar Harga Produk Lokal Di Pasaran Harus Lebih Murah Dibanding Harga Produk Kita Tidak Kalah Jika Dibandingkan Dengan Solusi Untuk Meminimalisasi Supaya Produk Nasional Tidak Kalah Saing Oleh Produk Untuk Meminimalisasi Supaya Produk Nasional Tidak Kalah Saing Oleh Produk Impor YaituMemutuskan Untuk Membeli Dan dari 14+ Tips Supaya Produk Indonesia Tidak Kalah Dengan Produk Impor Kita Harus Terupdate. Tentunya, harga yang anda tentukan juga tetap perlu memperhitungkan biaya. Dilansir dari encyclopedia britannica, agar produk indonesia tidak kalah dengan produk impor, kita harus mencintai produk indonesia. Agar produk indonesia tidak kalah dengan produk impor, upaya. Hal tersebut adalah fokus utama pebisnis yang akan melakukan penetrasi terhadap pasar global. Tentunya, harga yang anda tentukan juga tetap perlu memperhitungkan biaya. Enak banget itu negara yang di mana barang itu kita impor. Apalagi dalam konteks pandemi, industri tidak mampu beroperasi. Solusi Untuk Meminimalisasi Supaya Produk Nasional Tidak Kalah Saing Oleh Produk Impor Yaitu Jika dilihat dari fakta yang ada, bagaimana mereka bisa menolak. Memutuskan Untuk Membeli Dan Menggunakan. Selain mendukung ekonomi kerakyatan dan lebih ramah lingkungan, alasan harus bangga menggunakan prosuk. 3 produk asli indonesia membuat kita tampil menarik. Soal dan jawaban tentang ekspor dan impor kegiatan ekonomi antar negara. Pada kesempatan ini, kami akan membagikan soal dan jawaban tentang kegiatan ekonomi antar negara yang dikenal dengan sebutan ekspor impor. Namun, sebelum anda membaca soal dan jawaban tentang ekspor impor ini, kami sarankan kepada pembaca untuk membuka soal ekspor impor lain yang sudah pernah kami bagikan. Buka 30 Soal Pilgan + 10 Soal Essay Tentang Ekspor Impor & Kunci Jawaban. Jika anda sudah membuka soal ekspor impor yang kami maksud di atas, anda akan menjumpai dua jenis soal, yaitu soal pilihan ganda/ pilgan multiple choice dan soal essay uraian. Untuk kali ini kami hanya akan membagikan satu jenis soal, yaitu soal pilihan ganda saja. Setidaknya ada 35 soal pilihan ganda tentang ekspor dan impor yang akan kami sediakan dalam artikel ini. Tentu saja lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan soal ekspor impor. Soal Tentang Ekspor dan Impor Ekspor impor merupakan suatu kegiatan ekonomi antara negara, dimana ekspor yaitu menjual barang ke luar negeri, dan impor adalah membeli barang dari luar negeri. Ekspor dan impor dilakukan oleh suatu negara karena perbedaan kepemilikan sumber daya, terutama sumber daya alam. Misalnya negara Indonesia merupakan negara yang mempunyai sumber alam yang melimpah, oleh karena itu negara Indonesia sering mengekspor menjual barang hasil sumber daya alamnya ke luar negeri. Namun, di sisi lain negara Indonesia sangat tertinggal dalam kepemilikan sumber daya teknologi, oleh karena itu negara Indonesia masih sering melekukan impor membeli barang dari luar negeri, seperti di Jepang dan Eropa. Materi lebih lengkap tentang ekspor dan impor dapat anda dapatkan pada mata pelajaran IPS SMP/MTs atau Ekonomi SMA/MA. Untuk lebih mendalami tentang kegiatan ekonomi antarnegara ekspor impor, silahkan mengerjakan soal tentang ekspor dan impor yang ada pada artikel ini. Soal Pilihan Ganda Ekspor dan Impor 1. Pak Hasan mengirimkan kain songket ke Prancis atas permintaan seorang perancang busana di sana. Kegiatan yang dilakukan Pak Hasan disebut . . . . a. impor b. pertukaran c. barter d. ekspor 2. Komoditas ekspor Indonesia dari hasil pertanian adalah . . . . a. kelapa sawit b. kursi rotan c. minyak kayu d. kayu 3. Pembayaran perdagangan antarnegara menggunakan mata uang asing. Mata uang asing yang dimaksud adalah . . . . a. dolar b. ringgit c. rupiah d. yen 4. Berikut ini manfaat kegiatan ekspor dan impor. 1 Memperluas pasar produk Indonesia. 2 Memperoleh devisa. 3 Meningkatkan pendapatan masyarakat. 4 Memperoleh teknologi modern. 5 Memperoleh barang yang dibutuhkan. Yang merupakan manfaat kegiatan impor adalah butir . . . . a. 4 dan 5 b. 2 dan 4 c. 1 dan 3 d. 3 dan 5 5. Importir yang memperoleh izin dalam perdagangan umum untuk mengimpor barang dengan tujuan untuk diperjualbelikan kembali disebut . . . . a. importir khusus b. produsen importir c. importir umum d. agen tunggal 6. Eksportir yang bisa mengekspor berbagai jenis barang adalah . . . . a. agen ekspor b. pedagang ekspor c. produsen ekspor d. wisma dagang 7. Salah satu manfaat adanya kegiatan ekspor impor adalah . . . . a. masyarakat semakin konsumtif b. persaingan harga c. menambah devisa d. masuknya produk asing 8. Agar produk Indonesia tidak kalah dengan produk impor, kita harus . . . . a. mencintai produk Indonesia b. mencintai produk asing c. membeli produk impor yang penting d. memproduksi sendiri semua barang 9. Produsen yang memproduksi barang-barang untuk dijual ke luar negeri tanpa perantara disebut . . . a. produsen eksportir b. pedagang ekspor c. produsen importir d. wisma dagang 10. Berikut ini yang tidak termasuk tujuan kegiatan ekspor adalah . . . . a. memanfaatkan kelebihan komoditas yang telah dimiliki b. memperoleh relasi bisnis yang jauh c. meningkatkan keuntungan perusahaan dengan cara mendapatkan harga jual yang lebih baik dan perluasan pasar d. membuka pasar baru di luar negeri sebagai perluasan pasar dalam negeri 11. Ibu Asmirandah membeli barang-barang dari luar negeri untuk dijual kembali di Indonesia, berarti Ibu Asmirandah telah melakukan kegiatan.... a. barter b. valas c. ekspor d. impor 12. Kegiatan perdagangan dengan cara memasukkan barang-barang dari luar negeri sesuai dengan ketentuan pemerintah dengan pembayaran valuta asing dinamakan.... a. barter b. valas c. ekspor d. impor 13. Kegiatan memasok suatu komoditi ke negara lain atau kepada orang asing dengan disebut pembayaran menggunakan valuta asing dinamakan.... a. barter b. valas c. ekspor d. impor 14. Izin untuk melaksanakan ekspor diterbitkan dalam bentuk.... a. Tanda Pengenal Eksportir b. Ikatan Para Pengusaha Ekspor c. Surat Pengakuan Eksportir d. Angka Pengenal Ekspor 15. Pelaksanaan ekspor dilakukan seorang.... a. direktur b. pedagang c. eksportir d. importir 16. Sebuah perusahaan obat-obatan mendapatkan pasokan bahan baku dari luar negeri, perusahaan obat tersebut sebagai.... a. pemasok b. produsen c. importir d. eksportir 17. Barang-barang ekspor Indonesia yang sudah lama dikenal dan diminati oleh orang-orang Eropa adalah .... a. rempah-rempah b. kain batik c. kayu lapis d. minyak bumi 18. Pengertian ekspor yang benar adalah .... a. menjual barang ke negara lain b. menjual barang ke tempat lain c. membeli barang dari negara lain d. menjual barang ke pulau lain 19. Pengertian impor adalah .... a. menukarkan barang dan jasa dengan negara lain b. membeli barang dari pulau lain c. menjual barang ke negara lain d. membeli barang dari negara lain 20. Berikut ini yang merupakan kegiatan ekonomi, kecuali .... a. evolusi b. distribusi c. produksi d. konsumsi 21. Komoditas impor yang berupa bahan-bahan penolong untuk industri adalah sebagai berikut, kecuali .... a. Baja b. karet c. mesin-mesin tekstil d. software 22. Negara yang melakukan kegiatan impor disebut .... a. produsen b. distributor c. importir d. eksportir 23. Negara yang melakukan kegiatan ekspor disebut .... a. produser b. importir c. distributor d. eksportir 24. Berikut merupakan contoh perdagangan kecil, kecuali .... a. grosir b. pedagang asongan c. pedagang kaki lima d. warung 25. Barang-barang impor dari Jepang adalah.... a. keju dan alat elektronik b. mesin kendaraan dan susu c. pakaian jadi dan gas alam d. alat elektronik dan mesin kendaraan 26. Barang-barang yang diimpor dari Australia adalah sebagai berikut, kecuali.... a. keju b. Susu c. wol d. semen putih 27. Barang-barang Indonesia yang diekspor ke luar negeri, antara lain adalah .... a. gandum, alat angkutan, mesin industri b. bahan baku industri, keju c. mobil, barang-barang elektronik, kapal d. karet, kerajinan tangan, minyak sawit 28. Barang yang kita jual ke luar negeri yang termasuk migas adalah .... a. barang impor b. barang rosokan c. barang ekspor d. barang buangan 29. Uang adalah benda apa saja yang dapat pengakuan secara umum dan dapat dijadikan.... a. alat pelengkap b. alat pelunasan c. alat pembayaran d. barang jaminan 30. Fahri pergi ke toko mainan dan menemukan mainan bertuliskan “Made in Taiwan”. Mainan itu adalah barang buatan .... a. Jepang b. Singapura c. Tiongkok d. Taiwan 31. Barang-barang yang diimpor Indonesia dari luar negeri, antara lain adalah .... a. gandum, alat angkutan, mesin industri b. bahan baku industri, keju c. mobil, barang-barang elektronik, kapal d. karet, kerajinan tangan, minyak kelapa sawit 32. Uang giral dapat diambil oleh pemiliknya dengan menggunakan.... a. rekening b. cek dan giro c. kwitansi d. wesel pos 33. Kegiatan menjual barang atau jasa ke luar negeri adalah pengertian dari .... a. produksi b. distribusi c. impor d. ekspor 34. Indonesia sengaja melakukan impor barang daripada membuat sendiri, dengan pertimbangan .... a. kita akan mendapat diskon yang besar b. kita akan mendapatkan kemudahan dari negara asal c. kita tidak perlu membangun industri baru d. harga barang impor lebih murah 35. Berikut ini yang tidak termasuk produk ekspor dalam negeri dari barang non migas yaitu .... a. Peternakan b. Pertambangan c. Perikanan d. Perkebunan Kunci Jawaban dan Pembahasan Soal Ekspor dan Impor 1 D 8 A 15 C 22 C 29 C 2 A 9 A 16 C 23 D 30 D 3 A 10 B 17 A 24 A 31 A 4 A 11 D 18 A 25 D 32 B 5 C 12 D 19 D 26 D 33 D 6 D 13 C 20 A 27 D 34 D 7 C 14 A 21 D 28 C 35 B Buka 30 Soal Pilgan + 10 Soal Essay Tentang Ekspor Impor & Kunci Jawaban. Demikian 35 soal dan jawaban bab ekspor dan impor kegiatan ekonomi antar negara. Jika anda tidak puas, silahkan buka soal tentang ekepor dan impor. Meski produk lokal sedang menggeliat-dimulai dari tren kedai kopi yang menjamur hingga produk fashion di butik mewah di mal kenamaan-tapi secara umum produk Indonesia masih harus berjuang untuk merajai pasar di negeri sendiri. Salah satu tantangannya adalah soal jaringan pemasaran. Beruntung, kini kita bisa memanfaatkan teknologi digital. Memang, apa hebatnya teknologi digital? Teknologi digital bisa membantu Anda menjangkau konsumen secara lebih luas, lebih personal, dan lebih efisien secara anggaran. Namun, produk Anda harus bisa mencuri perhatian, karena Anda akan bersaing dengan iklan visual produk asing yang menggemaskan. Jadi, tantangannya bukan sekadar mengetahui bagaimana cara menjual di lapak digital, tapi juga bagaimana cara menggunakan metode promosi yang tepat dan sesuai bagi calon atau konsumen Anda. Nah, untuk membantu Anda, berikut ini tips yang bisa Anda coba dalam memasarkan produk secara digital, agar produk Anda bisa dipakai dengan dan diterima secara luas oleh seluruh rakyat Indonesia. 1. Kenali Dulu Pasar Anda di Lapak Digital Dunia digital tak sesempit gedung mal, bahkan dunia digital hampir tak ada sekat dan tak ada batas. Tentu saja ini bisa jadi keuntungan tersendiri apabila Anda tahu memanfaatkannya. Lihat kembali produk Anda, lalu kenalilah karakteristiknya. Untuk rentang usia berapa, kelas sosial apa, siapa kira-kira penyuka produk Anda, hingga media sosial apa yang cocok untuk produk tersebut. Ini semua agar promosi Anda di media sosial, market place, atau website, lebih tepat sasaran. Dengan mengetahui itu semua Anda bisa bergerak lebih efektif. 2. Pilih Media Paling Efektif Setelah mengenali siapa segmen atau konsumen produk Anda, saatnya, Anda memilih media yang sesuai untuk produk tersebut. Carilah media sosial dan market place yang paling banyak digunakan oleh target konsumen Anda. Misalnya, bila produk Anda memiliki visual menarik dan sasarannya adalah anak muda, Instagram bisa menjadi pilihan yang tepat. Tentu saja, unggahan visual produk Anda harus semenarik mungkin. Setelah itu, tak ada salahnya Anda memiliki lapak di market place, yang memiliki impresi positif di dunia digital. Jadi, Anda memiliki beberapa channel jualan market place, website, dan media sosial. Hal tersebut seperti Anda memiliki banyak cabang toko. 3. Kemasan Sesuai Segmen Setelah menentukan segmen dan memilih channel digital, saatnya Anda membuat produk dengan mutu yang baik dan mengemasnya sesuai segmen bisnis. Biasanya konsumen terpancing oleh kemasan yang menarik, sesuai tren, dan variatif. Bila menyasar kelas ekonomi atas, selain mutu yang baik, bentuk produk yang tak pasaran akan membuat calon pembeli melirik produk Anda. Untuk rentang harga yang masuk akal bagi semua kalangan ekonomi, Anda bisa mengemas produk dengan mutu yang cukup baik dan desain yang trendi. Hindari kesan produk yang monoton, karena pengguna internet dari kelas ekonomi menengah ke bawah pun ingin memiliki barang yang trendi. 4. Content is King Di lapak digital, konsumen tidak bisa memegang dan melihat produk secara langsung. Untuk itu, penting bagi Anda menampilkan konten produk sedetail mungkin dalam bentuk visual dan teks. Bila perlu, tampilkanlah video. Setelah itu, riset dan evaluasi mana kontent promosi yang paling banyak diminati oleh calon atau konsumen Anda. Gunakan juga, teman-teman yang aktif di media sosial dan memiliki banyak follower untuk memberikan testimoni tentang produk Anda. Konten juga erat kaitannya dengan momen, manfaatkanlah momen-momen tertentu untuk mengadakan promosi, misalnya HUT RI, hari pelanggan nasional, atau harbolnas hari belanja online nasional. 5. Dekat dengan Konsumen Terakhir, jangan lupa untuk mencantumkan digital biodata merek Anda pada profil media sosial, website, atau di market place. Biodata harus lengkap dan jelas namun tetap ringkas dan mudah dipahami oleh konsumen. Dalam biodata, sisipkan pula nomor yang bisa saling berkirim pesan oleh konsumen. Pastikan admin nomor tersebut cukup responsif, informatif, komunikatif, dan tanggap masalah konsumen. Salah satu lapak digital yang laris manis adalah yang penjualnya mudah dihubungi. Dikarenakan lapak Anda belum sebesar korporasi ritel, ada baiknya menambahkan keterangan waktu dan hari admin aktif untuk dihubungi oleh konsumen. Berikan informasi pula, lama pengepakan barang saat transfer dana pembelian produk diterima dan waktu pengiriman produk kepada konsumen. Semakin jelas memberikan informasi, semakin Anda dekat dengan para pengguna internet. Sumber Diolah dari berbagai sumber Berikan Komentar Ada yang ingin ditanyakan? Silakan Tanya Ahli Ari Handojo Business Coach

agar produk indonesia tidak kalah dengan produk impor kita harus